Program KKN Mahasiswa ISI Padangpanjang Dibiayai Negara
Posted on: July 20, 2017, by : adminfoto

Padangpanjang – Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Pendidikan (LPPMPP) Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang memenangkan 2 program hibah Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Pusat. Setiap Program yang dilaksanakan mahasiswa KKN tersebut akan dibiayai oleh negara.

Hal ini disampaikan Rektor ISI Padangpanjang Prof. Dr. Novesar Jamarun, MS dalam sambutan sekaligus pembukaan Pembekalan Mahasiswa KKN di Gedung Rektorat ISI Padangpanjang, Kamis (18/5/17). Disampaikannya, 2 Hibah KKN tersebut adalah KKN Gerakan Nasional Revolusi Mental dan KKN DIKTI.

Rektor juga berharap kepada mahasiswa yang melaksanakan KKN tersebut agar melaksanakan program-programnya dengan baik. “Semakin bagus KKN kita ketika di Monitoring dan Evaluasi (Monev) saat ini, maka semakin mudah kita untuk mendapatkan hibah lain di tahun berikutnya,” sebut Rektor.

Ketua LPPMPP Dr. Febri Yulika, S.Ag., M.Hum juga menjelaskan bahwa ISI Padangpanjang patut berbahagia karena ISI Padangpanjang terpilih sebagai agen perubahan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) melalui KKN GNRM yang dibiayai oleh Kementerian.

“ISI Padangpanjang adalah 1 dari 49 Perguruan tinggi yang terpilih sebagai pelaksana program KKN GNRM tersebut, selain itu kita juga mendapatkan dana hibah untuk melaksanakan KKN Dikti yang juga dibiayai oleh Kementerian, sedangkan untuk KKN Kebangsaan, ISI Padangpanjang juga mengirimkan 5 orang mahasiswa,” Sebut Febri Yulika.

Jumlah mahasiswa yang ikut dalam program KKN tahun ini, Zulkifli, S.Kar., M.Hum selaku ketua pelaksana menyebutkan berjumlah 256 orang. 191 orang mengikuti KKN GNRM, 60 orang KKN DIKTI untuk 2 proposal, dan 5 orang KKN Kebangsaan.

Untuk mahasiswa-mahasiswa yang mengikuti KKN GNRM dan KKN DIKTI akan melaksanakan KKN nya di daerah kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten 50kota dan Kabupaten Padang Pariaman mulai tanggal 19 juli sampai 20 Agustus 2017. Sedangkan untuk KKN kebangsaan, mahasiswa akan ditempatkan di provinsi Gorontalo mulai tanggal 23 juli sampai 23 Agustus 2017.